A.
Keuntungan
dan resiko berinvestasi
Perusahaan
merupakan tempat untuk melakukan suatu produksi atau tempat untuk menghasilkan
suatu barang. Banyaknya perusahaan inilah yang menjadi pendorong banyak orang
ingin melakukan investasi, terutama investasi dalam bentuk penanaman modal atau
sering disebut dengan saham.
Investasi
berdasarkan teori ekonomi adalah pengeluaran penanaman modal atau perusahaan
untuk membeli barang – barang modal dan perlengkapan produksi untuk menambah
kemampuan memproduksi barang dan jasa uang tersedia dalam perekonomian.
Investasi
juga memiliki resiko. Investasi dapat menambah penghasilan seseorang jika
dilakukan dengan baik, sebaliknya investasi juga dapat membawa resiko jika
investasi tersebut gagal. Kegagalan investasi tersebut dapat disebabkan oleh
faktor keamanan baik dari alam maupun faktor manusia.
Tipe –
tipe investor menurut profil resiko dalam berinvestasi ;
Keuntungan
melakukan investasi :
Produk
perbankan.
Digunakan untuk menyimpan dana nasabah. Dapat memberikan banyak
kemudahan, antara lain :
~ Likuiditas yang tinggi, dapat diambil kapan saja
~ Kemudahan bertransaksi: pengiriman uang, pembayaran(telepon,
kartu kredit,) dll.
~ Dijamin pemerintah
Dipergunakan secara luas oleh perusahaan dan perorangan, untuk
melakukan transaksi keuangan.
Dipergunakan untuk menabung / menyimpan uang dalam jangka waktu
tertentu. Kemudahan , antara lain :
~ Suku bunga yang lebih tinggi, sekitar 6%
~ Likuiditas tinggi, dapat diambil kapan saja, meskipun ada jangka
waktu tertentu.
~ Dapat dijaminkan, untuk mendapatkan hutang dari bank yang sama.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar